Kunjungan Bapa Uskup Emeritus Palembang, Mgr. Aloysius Sudarso, SCJ.

Kunjungan Bapa Uskup Emeritus Palembang, Mgr. Aloysius Sudarso, SCJ.

Pada 10 Februari 2025, suasana kebahagiaan dan semangat rohani menyelimuti lingkungan SMK ANCOP Berasrama Likotuden, sebuah sekolah kejuruan berasrama yang berdiri kokoh di Dusun Likotuden, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Pada hari tersebut, sekolah kami merasa terhormat dan berkat atas kunjungan Bapa Uskup Emeritus Palembang, Mgr. Aloysius Sudarso, SCJ, ke lingkungan pendidikan serta asrama siswa — sebuah momentum yang memberi dampak rohani dan pendidikan bagi seluruh civitas sekolah.

Sambutan dan Semangat Rohani

Kegiatan kunjungan ini diawali dengan sambutan hangat dari pimpinan sekolah kepada Bapa Uskup Emeritus, dilanjutkan dengan kata-kata inspiratif tentang pendidikan, pelayanan, dan kasih kepada sesama. Kehadiran beliau menjadi momen penting dalam rangka memperkuat semangat iman dan integritas hidup siswa, terutama dalam menjalani pembelajaran yang berpijak pada nilai-nilai moral dan etika kemanusiaan.

Tentang Sosok Bapa Uskup Emeritus

Mgr. Aloysius Sudarso, SCJ adalah Uskup Agung Emeritus Keuskupan Agung Palembang yang telah membaktikan diri dalam pelayanan Gereja Katolik selama puluhan tahun. Ia ditahbiskan menjadi imam pada 14 Desember 1972 dan kemudian diangkat menjadi uskup serta memimpin Keuskupan Palembang sejak 20 Mei 1997 hingga masa purna tugasnya. Dalam pelayanan spiritualnya, beliau dikenal dengan moto Tuus servus sum ego“Akulah Hamba-Mu” yang mencerminkan dedikasi dan kerendahan hati dalam membimbing umat.

Inspirasi Kasih dan Pelayanan

Sepanjang kunjungan, Bapa Uskup Emeritus mengajak para siswa untuk hidup dengan nilai kasih, kerendahan hati, serta menjadi teladan dalam masyarakat. Beliau juga berbagi pengalaman pelayanan serta harapan agar generasi muda selalu mengutamakan pendidikan yang bermoral dan memiliki kepedulian sosial, terutama dalam konteks yang penuh tantangan di era modern ini. Sikap ini sejalan dengan kiprah beliau yang dikenal tidak hanya dalam pelayanan gerejawi tetapi juga dalam berbagai karya kemanusiaan melalui lembaga seperti Caritas Indonesia.

Dampak bagi Sekolah dan Siswa

Kunjungan ini bukan sekadar ceremonial, tetapi memberikan motifasi kuat kepada siswa SMK ANCOP Berasrama Likotuden untuk terus mengembangkan diri — baik dari sisi akademik, karakter, maupun peran sosial. Kehadiran Bapa Uskup Emeritus menjadi pertemuan bermakna yang menginspirasi seluruh warga sekolah dalam menjalani kehidupan sehari-hari yang penuh kasih dan integritas.